Sita 1,3 Kg Sabu, Polresta Malang Kota Bongkar Jaringan Narkoba MALANG – Polresta Malang Kota…
Dinkes Kota Malang Uji Takjil, Cegah Boraks dan Pewarna Berbahaya

Pengambilan sampel di pasar takjil Kota Malang
Dinkes Kota Malang Uji Takjil, Cegah Boraks dan Pewarna Berbahaya
MALANG – Dinas Kesehatan Kota Malang mengintensifkan pengawasan jajanan takjil selama Ramadan dengan mengambil sampel makanan di belasan titik pasar. Uji dilakukan untuk memastikan tidak ada kandungan berbahaya seperti boraks, pewarna tekstil, dan pemanis berlebih.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan pengambilan sampel dimulai sejak Senin (23/3/2026). Salah satu lokasi yang diperiksa adalah pasar takjil di Tanjungrejo dengan sekitar 70 stan pedagang.
Sedikitnya tujuh jenis makanan diuji, antara lain pempek, gulali, peuyeum, sosis, aneka saus, bumbu masoni, dan cilok. Sampel akan diinkubasi selama 2×24 jam sebelum hasil laboratorium diumumkan.
Jika ditemukan pelanggaran, Dinkes akan melakukan pembinaan melalui paguyuban pedagang serta memberikan rekomendasi perbaikan. Masyarakat juga diimbau lebih selektif memilih takjil dengan memperhatikan warna, aroma, dan tekstur makanan.
Pengawasan ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, guna menjamin keamanan pangan selama Ramadan.
