Skip to content

Pedagang Pasar Gadang Ditarget Pindah H+7 Lebaran, Proyek Jalan Segera Dilelang

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Meninjau Pasar Gadang
Wali Kota Malang wahyu hidayat meninjau Pasar Gadang

Pedagang Pasar Gadang Ditarget Pindah H+7 Lebaran, Proyek Jalan Segera Dilelang

MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menargetkan seluruh pedagang Pasar Gadang pindah ke lokasi relokasi sementara paling lambat H+7 Lebaran. Percepatan relokasi dilakukan agar proyek pembangunan jalan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bisa segera dilelang.

Menurut Wahyu, proses lelang baru dapat dimulai setelah lahan benar-benar bersih dari aktivitas pedagang. Proyek tersebut mencakup pembangunan jalan kembar dengan median yang terhubung ke dua jembatan, dengan total anggaran Rp14,95 miliar.

Pemkot Malang juga merevisi desain dengan menambahkan pagar tembok di sisi median serta jalur selebar 1,5 meter bagi pembeli. Langkah ini untuk mencegah aktivitas jual beli di tepi jalan yang memicu kemacetan.

Seluruh relokasi ditargetkan rampung akhir Maret 2026 sesuai kesepakatan dengan paguyuban pedagang. Di lokasi baru telah disiapkan akses masuk, area bongkar muat, dan lahan parkir.

Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebut progres pembangunan lapak sementara telah mencapai 50–60 persen. Sekitar 1.270 pedagang akan ditampung di lahan seluas 6.500 meter persegi di sisi selatan, dengan sistem zonasi sesuai standar SNI Pasar Rakyat.

Relokasi dilakukan secara swadaya oleh pedagang di lahan sewa Rp133 juta per tahun selama tiga tahun, dengan pengawasan dan penertiban oleh Diskopindag. Fokus relokasi menyasar pedagang sisi selatan yang dinilai paling berdampak pada kemacetan dan fungsi jembatan.

Back To Top