skip to Main Content

Terendah Sejak IPO, Saham GOTO Anjlok Lagi, ke Level Rp50

Terendah Sejak IPO, Saham GOTO Anjlok Lagi, Ke Level Rp50
Terendah Sejak IPO, Saham GOTO Anjlok Lagi, ke Level Rp50

Pada Rabu, 19 Juni 2024, harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami penurunan tajam hingga mencapai Rp50 per saham pada perdagangan sesi pertama. Saham GOTO awalnya dibuka di angka Rp51 dan sempat naik ke Rp52, namun sekitar pukul 15.10 WIB, harga saham GOTO merosot -3,58% menjadi Rp50.

Penurunan ini terjadi meskipun perseroan telah mengumumkan berbagai keputusan strategis dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Salah satu keputusan utama adalah pembelian kembali (buyback) 10,26 miliar saham atau 0,85% dari modal. Perseroan mengalokasikan dana sebesar US$200 juta atau sekitar Rp3,2 triliun dari kas internal untuk melaksanakan aksi buyback ini.

Siapa yang Terlibat dalam Keputusan ini?

Patrick Walujo, Direktur Utama GOTO, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan persetujuan dari para pemegang saham terhadap agenda yang diajukan dalam RUPST dan RUPSLB. Selain rencana buyback saham, perubahan struktur dewan komisaris dan direksi juga menjadi bagian dari keputusan yang disetujui.

Patrick Walujo tidak hanya berperan sebagai Direktur Utama tetapi juga diangkat sebagai pihak yang dapat memiliki saham seri B perusahaan. Dia menegaskan bahwa GOTO telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam setahun terakhir dan berada pada posisi yang semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Apa Reaksi Pasar dan Pemegang Saham?

Para pemegang saham menunjukkan reaksi yang beragam terhadap perkembangan ini. Meskipun langkah strategis telah diambil, harga saham GOTO yang terus menurun memicu berbagai komentar dan spekulasi di media sosial.

Reaksi dari warganet di media sosial menggambarkan ketidakpastian dan kekhawatiran mengenai masa depan saham GOTO. Beberapa pengguna berkomentar tentang keputusan investasi mereka dan dampak penurunan harga saham GOTO terhadap portofolio mereka. Ada juga yang bercanda mengenai situasi tersebut, menunjukkan bagaimana masyarakat merespons dengan humor di tengah ketidakpastian.

Bagaimana Tindakan Selanjutnya?

GOTO terus berfokus pada strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah-langkah yang diambil, termasuk buyback saham dan restrukturisasi manajemen, diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di pasar.

Buyback saham merupakan salah satu strategi yang diharapkan dapat meningkatkan harga saham GOTO dengan mengurangi jumlah saham yang beredar di pasar. Dengan alokasi dana yang signifikan, GOTO menunjukkan komitmen untuk mengembalikan nilai kepada para pemegang saham.

Efektivitas dari langkah-langkah strategis yang telah diumumkan kemungkinan baru akan terlihat dalam jangka menengah hingga panjang. Perusahaan akan terus memantau kondisi pasar dan melakukan penyesuaian strategi sesuai kebutuhan.

Bagaimana Proyeksi Kedepan?

Patrick Walujo optimis bahwa dengan dukungan pemegang saham dan implementasi strategi yang tepat, GOTO dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan berharap dapat mengatasi tantangan pasar saat ini dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri teknologi dan e-commerce Indonesia.

Dengan memperhatikan perkembangan ini, para pemegang saham dan pelaku pasar diharapkan tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru yang disampaikan oleh perusahaan terkait kinerja dan strategi bisnisnya.

Back To Top