Pengmas BEM Unair Hadirkan Edukasi Artificial Intelligence Lewat Program Garda X Agip Mengawali tahun 2026,…
Gedung Parkir Kayutangan Diresmikan, Sistem E-Parking Segera Menyusul

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat resmikan Gedung Parkir Kayutangan
Gedung Parkir Kayutangan Diresmikan, Sistem E-Parking Segera Menyusul
MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meresmikan Gedung Parkir Kayutangan, Sabtu (10/1/2026), sebagai solusi penataan parkir dan pengurai kemacetan di kawasan heritage Kayutangan. Peresmian ini menyusul uji coba operasional yang dinilai berjalan lancar dan berdampak positif terhadap ketertiban kawasan.
Wahyu menyebut kawasan Kayutangan kini relatif bersih dari parkir liar, terutama kendaraan roda dua. Untuk mendorong masyarakat beralih ke gedung parkir, Pemkot Malang menggratiskan tarif parkir hingga 13 Januari 2026. Keberadaan gedung parkir bertingkat yang terhubung dengan parkir vertikal Majapahit dinilai strategis untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong pendapatan asli daerah (PAD).
Plh Kepala Dishub Kota Malang, Slamet, mengatakan selama masa uji coba, arus lalu lintas mulai lebih lancar. Pada hari pertama penggratisan, parkir Majapahit hampir penuh untuk roda dua, sementara sisi Kayutangan dimaksimalkan untuk roda empat. Rata-rata pengguna diperkirakan lebih dari 500 kendaraan per hari dengan pola parkir dua hingga tiga jam.
Gedung parkir beroperasi setiap hari pukul 06.00–24.00 WIB, dengan toleransi keluar hingga pukul 01.00 WIB bagi karyawan malam. Adapun kapasitas parkir mobil masih terbatas sehingga sebagian kendaraan roda empat masih parkir di badan jalan.
Seiring peresmian tersebut, Dishub memastikan penambahan sistem parkir elektronik (e-parking) di Gedung Parkir Kayutangan segera direalisasikan. Saat ini, e-parking telah terpasang di sejumlah titik dan penambahan di Kayutangan akan menjadikan total tujuh lokasi e-parking di Kota Malang. Realisasi ditargetkan pada 2026 melalui anggaran PAK, menunggu penawaran rekanan dan perhitungan teknis. Sementara rencana penambahan gedung menjadi enam lantai belum menjadi prioritas tahun ini.
