Skip to content

Perawatan Alun-alun Merdeka Malang Butuh Anggaran Rp400 Juta

Suasana Malam Hari Di Alun-alun Merdeka Pasca Revitalisasi
Suasana malam hari di Alun-alun Merdeka pasca revitalisasi

Perawatan Alun-alun Merdeka Malang Butuh Anggaran Rp400 Juta

MALANG – Pemkot Malang menyiapkan skema perawatan jangka panjang Alun-alun Merdeka pasca revitalisasi. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai fasilitas baru membuat aspek keamanan, kebersihan, dan operasional menjadi perhatian utama.

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan pengelolaan Alun-alun Merdeka kini lebih kompleks dibanding sebelumnya. Pemkot berencana menambah personel keamanan dan kebersihan dengan sistem penjagaan 24 jam, mengingat kawasan tersebut bersifat terbuka tanpa jam tutup.

“Untuk area tertentu seperti wahana bermain dan air mancur akan diatur. Saat waktu ibadah di Masjid Jami’, aktivitas air mancur akan dihentikan sementara,” ujar Raymond, Kamis (29/1/2026).

DLH mengakui diperlukan tambahan anggaran untuk menunjang perawatan, keamanan, dan operasional, termasuk pemasangan papan informasi dan penegasan aturan larangan PKL. Kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp300–400 juta per tahun dan akan diusulkan melalui APBD.

Selain itu, Pemkot Malang juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga melalui skema CSR, termasuk Bank Jatim, baik untuk perawatan maupun perbaikan berkelanjutan di kawasan Alun-alun Merdeka.

Back To Top