Penumpang Terminal Arjosari Malang Meningkat Jelang Ramadhan 2026 dan Libur Imlek MALANG – Jumlah penumpang…
Imlek 2577 Tahun Kuda Api Bing Wu, Refleksi 60 Tahun dan Harapan Indonesia Tetap Damai

Umat bersembahyang menyambut Imlek 2577 Tahun Kuda Api Bing Wu di Kelenteng Eng An Kiong
Imlek 2577 Tahun Kuda Api Bing Wu, Refleksi 60 Tahun dan Harapan Indonesia Tetap Damai
MALANG – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 menandai dimulainya Tahun Kuda Api atau Bing Wu. Siklus ini hanya terjadi setiap 60 tahun sekali dan terakhir muncul pada 1966, periode yang tercatat penuh gejolak di Indonesia maupun Tiongkok.
Di Kelenteng Eng An Kiong, ratusan umat mengikuti sembahyang bersama pada hari pertama Imlek. Doa dipanjatkan agar Indonesia tetap aman, stabil, dan terhindar dari peristiwa kelam seperti enam dekade silam.
Humas kelenteng, David Kurniawan, menjelaskan Bing berarti api besar (Yang) dan Wu melambangkan kuda yang juga berelemen api, sehingga disebut “dobel api”. Energinya dinamis, cepat, dan penuh vitalitas, tetapi juga berpotensi memicu emosi serta perubahan besar jika tidak disikapi bijak.
Ia mengingatkan, Tahun Kuda Api sebelumnya pada 1966 bertepatan dengan awal Revolusi Kebudayaan di Tiongkok serta peristiwa G30S di Indonesia yang berdampak luas secara sosial dan politik. Karena itu, Imlek 2577 menjadi momentum refleksi agar masyarakat menjaga emosi, persatuan, dan kewaspadaan terhadap isu sensitif.
Rangkaian ibadah dimulai dengan persembahyangan kepada Thian Kong, dilanjutkan kepada Dewa Tuan Rumah, serta bertepatan dengan peringatan kelahiran Buddha Mile. Umat berharap Tahun Kuda Api 2026 menjadi tahun transformasi positif, bukan konflik, sehingga Indonesia tetap makmur dan tenteram.
