Skip to content

Pemkot dan DPRD Malang Buka Kanal Aduan MBG, Wali Murid Diminta Tak Takut Melapor

IMG
IMG

Pemkot dan DPRD Malang Buka Kanal Aduan MBG, Wali Murid Diminta Tak Takut Melapor

MALANG – Pemerintah Kota Malang bersama DPRD Kota Malang membuka berbagai kanal pengaduan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul banyaknya keluhan wali murid soal kualitas menu yang diterima siswa.

Dalam sepekan terakhir, sejumlah aduan muncul, mulai dari pisang busuk hingga temuan puding stroberi dan macaroni schotel berbelatung.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengakui tidak semua wali murid berani melapor. Karena itu, Pemkot berencana membentuk satgas yang melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) serta Dinas Kesehatan untuk menampung sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat.

Selain melalui hotline resmi pemerintah, masyarakat juga dipersilakan menyampaikan aduan melalui media sosial Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Malang melalui pesan langsung (DM) agar lebih terjaga kerahasiaannya.

“Tidak ada lagi alasan ketakutan karena banyak ruang untuk menyampaikan demi kebaikan bersama,” ujar Ali, Sabtu (7/3/2026).

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan DPRD juga membuka peluang kanal pengaduan khusus MBG jika memang dibutuhkan. Namun saat ini masyarakat sudah bisa melapor melalui berbagai platform DPRD seperti media sosial, email, hingga WhatsApp.

Ia memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan dan setiap aduan akan dijadikan bahan evaluasi bersama penyelenggara program MBG.

“Jangan dilihat ini sebagai ancaman, tapi sebagai evaluasi supaya program MBG ini tetap berjalan baik,” kata Amithya.

Menurutnya, laporan masyarakat penting karena makanan dalam program MBG langsung dikonsumsi siswa sehingga kualitas dan keamanannya harus benar-benar terjaga.

Back To Top