Pelayanan KA Jarak Jauh di Stasiun Malang Kembali Normal MALANG – Layanan kereta api jarak…
Anggaran Seragam Gratis Dipangkas Jadi Rp1,5 Miliar, Kini Hanya untuk Siswa Miskin

Siswa dan siswi sekolah menerima bantuan seragam
Anggaran Seragam Gratis Dipangkas Jadi Rp1,5 Miliar, Kini Hanya untuk Siswa Miskin
MALANG – Pemkot Malang resmi memangkas program bantuan seragam sekolah. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bantuan kini hanya difokuskan untuk siswa dari keluarga tidak mampu dan terbatas bagi siswa baru.
“Kalau dulu semua, sekarang kita kerucutkan hanya untuk yang tidak mampu,” ujar Wahyu, Kamis (30/4/2026).
Kebijakan ini mengubah skema lama yang lebih merata menjadi selektif berbasis data, dengan acuan klasifikasi desil kesejahteraan. Siswa dari keluarga mampu dipastikan tidak lagi menerima bantuan.
Selain itu, bentuk bantuan juga diubah menjadi kain, bukan seragam jadi, untuk menghindari ketidaksesuaian ukuran yang kerap membuat bantuan tak terpakai.
Di sisi teknis, Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan pendataan dilakukan setelah siswa diterima di sekolah. Pihak sekolah mengusulkan nama penerima dengan mengacu pada data Dinas Sosial.
Dampaknya, jumlah penerima turun drastis. Dari sekitar 13 ribu siswa pada 2025, kini diperkirakan hanya 2.500 hingga 3.000 siswa pada 2026, termasuk di sekolah negeri dan swasta.
Sejalan dengan itu, anggaran juga dipangkas tajam dari Rp6 miliar menjadi Rp1,5 miliar.
Pemangkasan ini disebut sebagai upaya efisiensi sekaligus memastikan bantuan lebih tepat sasaran, meski berpotensi menuai sorotan karena sebelumnya program dinikmati lebih luas.
