Skip to content

Kualitas Buah Jadi Catatan di Pembagian Menu Kering MBG SMPN 11 Malang

Pembagian Menu Kering Mbg Di SMPN 11 Malang
Pembagian menu kering mbg di SMPN 11 Malang

Kualitas Buah Jadi Catatan di Pembagian Menu Kering MBG SMPN 11 Malang

MALANG – Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) menu kering selama Ramadan di SMPN 11 Kota Malang berjalan lancar. Namun, wali murid memberi catatan terkait kualitas buah dalam paket.

Guru SMPN 11 Kota Malang, Ida, mengatakan khusus Jumat setiap siswa menerima dua paket untuk dua hari, sedangkan hari biasa satu paket per hari. Setiap paket berisi roti, sumber karbohidrat, buah, dan susu. Total penerima mencapai 864 orang, terdiri dari 824 siswa dan 40 guru.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Anak-anak dan guru menerima dengan baik,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Wali murid, Musyarofah, menilai program tersebut cukup membantu karena paket bisa dibawa pulang dan dikonsumsi bersama keluarga. Meski begitu, ia menyoroti kualitas buah yang dinilai belum konsisten dari sisi ukuran dan tingkat kematangan.

“Susunya sudah bagus. Buah kadang terlalu kecil atau matangnya tidak merata,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2, Juffa Hannan, memastikan penyusunan menu mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 dan Petunjuk Teknis Badan Gizi Nasional (BGN). Pagu anggaran ditetapkan Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per siswa per hari, tergantung jenjang pendidikan.

Ia menyebut menu Ramadan umumnya berisi roti isi, telur, serta buah seperti apel atau pir yang dipilih karena lebih tahan lama. Dapur penyedia juga telah mengantongi Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).

SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 melayani 13 sekolah dengan total 2.678 siswa. Juffa menegaskan pihaknya terbuka terhadap evaluasi, baik terkait kualitas buah maupun porsi makanan.

“Setiap masukan kami tampung dan evaluasi,” tandasnya.

Back To Top