Napak Tilas Gus Dur di GKJW Malang, Jejak Persaudaraan Lintas Iman Menguat di Momen 1…
Stadion Gajayana Diguyur Hujan, Penjual Mantel Kresek Raup Berkah Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Penjual mantel kresek melayani jemaah di sekitar Stadion Gajayana saat hujan jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Stadion Gajayana Diguyur Hujan, Penjual Mantel Kresek Raup Berkah Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU
MALANG – Hujan lebat mengguyur kawasan Stadion Gajayana Malang jelang Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama, Sabtu (7/2/2026). Kondisi ini membawa berkah bagi penjual mantel kresek di sekitar lokasi acara.
Hendrik, pedagang musiman asal Sumberpucung, Kabupaten Malang, mengaku penjualan mantelnya meningkat tajam. Dari 24 mantel yang dibawa, 11 di antaranya ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Mantel kresek tersebut dijual seharga Rp10.000 per buah.
“Awalnya saya jual alas duduk. Karena hujan, saya antisipasi bawa mantel kresek. Alhamdulillah langsung laku,” ujarnya.
Berkah serupa dirasakan Mursini, pedagang asal Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hingga sore hari, ia telah menjual 17 jas hujan dengan harga yang sama. Bahkan, satu rombongan jemaah asal Kediri memborong sembilan mantel sekaligus.
Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana diperkirakan dihadiri sekitar 100.000 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 dan dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto serta sejumlah tokoh nasional.
