Skip to content

Ribuan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU Disambut Biarawati di GKJW Malang

Biarawati GKJW Menyambut Jemaah Nahdlatul Ulama Yang Transit Menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU Di Malang
Biarawati GKJW menyambut jemaah Nahdlatul Ulama yang transit menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Ribuan Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU Disambut Biarawati di GKJW Malang

MALANG – Suasana hangat dan penuh keharuan terasa di Kantor Majelis Agung Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Wilayah Jawa Timur, Kota Malang, Minggu (8/2/2026) dini hari. Empat biarawati berdiri berjajar menyambut kedatangan ribuan jemaah Mujahadah Kubro Nahdlatul Ulama (NU) yang transit sebelum menuju Stadion Gajayana.

Senyum tulus dan jabat tangan hangat mewarnai penyambutan jemaah di tengah dinginnya malam Malang. Momen sederhana ini menjadi simbol kuat kerukunan dan persaudaraan lintas iman.

Ketua Panitia Mujahadah Kubro PCNU Surabaya, Muhammad Syafi’i, mengapresiasi sambutan GKJW. Ia menyebut sekitar 1.200 jemaah dari PCNU Surabaya tiba menggunakan 21 bus, ditambah sejumlah mobil van, Elf, dan kendaraan pribadi, setelah berkoordinasi sejak sepekan sebelumnya.

Menurut Syafi’i, kerja sama tersebut merupakan buah dari hubungan panjang antara NU dan GKJW yang selama ini terjalin erat, khususnya di Surabaya dan Jawa Timur. “Kerukunan ini sudah lama dirawat bersama. Kami saling mengenal dengan para pendeta GKJW,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas fasilitas dan sambutan yang diberikan. “Kami hanya bisa mengucapkan Jazakumullah khairan katsiran. Semoga dibalas oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Majelis Agung GKJW, Pendeta Nataniel Hermawan, menegaskan bahwa penyambutan jemaah Mujahadah Kubro merupakan ikhtiar bersama dalam merawat persaudaraan lintas iman. GKJW menyiapkan area transit seluas sekitar tiga hektare, minuman hangat, makanan sederhana, serta tempat salat agar jemaah tetap nyaman.

“Prinsipnya, apa yang kami miliki, kami haturkan,” ucap Pendeta Nataniel.

Momen di GKJW Malang ini menegaskan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan di Jawa Timur, sejalan dengan spirit Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama.

Back To Top