Skip to content

Relokasi Pasar Induk Gadang Malang Bermasalah, Ratusan Pedagang Belum Dapat Tempat

Suasana Relokasi Pasar Induk Gadang Kota Malang
Suasana relokasi Pasar Induk Gadang Kota Malang

Relokasi Pasar Induk Gadang Malang Bermasalah, Ratusan Pedagang Belum Dapat Tempat

MALANG – Proses relokasi pedagang Pasar Induk Gadang Kota Malang pasca rencana pembangunan jalan memicu polemik. Ratusan pedagang lama yang mengantongi SK resmi hingga kini belum mendapat kepastian tempat berjualan.

Kondisi itu memicu keresahan pedagang. Puluhan pedagang bahkan mendatangi Komisi B DPRD Kota Malang untuk memprotes distribusi bedak yang dinilai tidak transparan dan amburadul.

Salah satu pedagang, Khairul, mengaku banyak pedagang lama merasa dipinggirkan dalam proses penataan pasar. Mereka khawatir kehilangan hak berjualan meski selama ini tercatat resmi.

“Kami punya SK resmi dan sudah lama berjualan di Pasar Gadang. Tapi sampai sekarang masih banyak yang belum tahu ditempatkan di mana,” ujar Khairul, Jumat (22/5/2026).

Pedagang juga menyoroti minimnya keterbukaan data dan meminta pemerintah membuka daftar pedagang aktif maupun nonaktif agar tidak menimbulkan dugaan permainan.

Sementara itu, Komisi B DPRD Kota Malang menerima laporan sekitar 500 pedagang terancam tidak tertampung dalam skema penataan baru pasar akibat belum sinkronnya data pedagang.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, menegaskan distribusi bedak harus mengacu aturan agar tidak memicu konflik berkepanjangan.

“Sesuai Perda Nomor 12 Tahun 2004, jika pedagang tidak aktif tiga bulan berturut-turut atau enam bulan terputus-putus, maka hak pengelolaan bedak dikembalikan ke Pemkot Malang,” tegas Bayu.

DPRD pun meminta Diskopindag Kota Malang segera melakukan verifikasi ulang secara detail dan transparan terhadap seluruh pedagang aktif maupun nonaktif.

Di sisi lain, Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Luh Putu Eka Wilantari, mengatakan proses verifikasi masih berlangsung dan ditargetkan selesai bersamaan dengan rampungnya pembangunan sisi barat pasar pada Juni mendatang.

Back To Top