Pohon Tumbang, Listrik Padam di Jalan Jakarta–Simpang Ijen, 1.100 Pelanggan Terdampak MALANG – Angin kencang…
Pohon Tumbang Terjadi di 4 Titik Kota Malang, BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang

Petugas mengevakuasi pohon tumbang akibat angin kencang di Jalan Jakarta, Kota Malang
Pohon Tumbang Terjadi di 4 Titik Kota Malang, BMKG Ungkap Penyebab Angin Kencang
MALANG – Angin kencang yang melanda Kota Malang sejak dini hari mengakibatkan pohon tumbang di empat titik, yakni Jalan Veteran, Jalan Langsep, Jalan Jakarta, dan kawasan Janti, Sabtu (24/1/2026). BPBD Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan kondisi terparah terjadi di Jalan Jakarta. Pohon berukuran besar dilaporkan tumbang sekitar pukul 06.13 WIB dan sempat menimpa kabel serta pagar rumah warga. Sementara di Jalan Langsep, ranting pohon melintang ke jalan dan menimpa pengendara sepeda motor, namun korban telah tertangani.
“Angin kencang mulai terasa sejak sekitar pukul 01.00 WIB dan intensitas terparah terjadi satu jam sebelum laporan masuk. Saat ini kondisi angin sudah mulai mereda,” ujarnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan angin kencang dipicu aktifnya monsun Asia yang diperkuat pola pertemuan angin (konvergensi), gangguan atmosfer Equatorial Rossby, serta gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi Jawa Timur.
Staf Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Maksum Purwanto, menyebut kondisi tersebut diperparah suhu muka laut Selat Madura yang masih signifikan serta atmosfer lokal yang labil, sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Selain itu, terdeteksi pula bibit siklon tropis 91S di wilayah selatan yang meningkatkan kecepatan angin hingga 32 knot.
BMKG Juanda mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem hingga 30 Januari 2026 yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, hingga pohon tumbang, termasuk di wilayah Kota Malang.
